Berita



Home / Aku tahu / Journalis Remaja
Menstruasi? Tidak Takut!

Selasa,23 Agustus 2016 oleh Jati Setya


Guys, kalian masih inget nggak sih sama kisah haid pertamamu? Seru? Menggelikan? Atau mungkin konyol? Well, tulisan kali ini akan berbagi keseruan tentang itu semua lho. Nah untuk mengawalinya, kita intip dulu yuk cerita Bunga tentang haid pertamanya berikut ini.

Namaku Bunga, umurku 10 tahun. Mulai beberapa hari yang lalu, aku mengalami suatu hal yang mengerikan dalam hidupku. Daerah kelaminku mengeluarkan darah yang begitu banyak. Aku takut sekali. Aku bingung. Aku ingin bercerita kepada keluargaku, kepada kawan-kawanku tetapi aku takut dan juga malu. Akhirnya, aku hanya diam. Hingga pada suatu ketika ibuku curiga karena mendapatiku seharian berlama-lama di kamar mandi. Akhirnya aku menceritakan semuanya sembari menangis. Ibuku justru tersenyum dan menasehatiku banyak-banyak. Oh.. ternyata aku menstruasi! 

Bagaimana? Apakah kamu juga memiliki kisah serupa? Sekilas, kisah tersebut nampak menggelikan, namun jangan anggap ini remeh ya. Haid pertama merupakan salah satu momen bersejarah dan cukup penting bagi seorang perempuan lho. Oleh karenanya, sangat membutuhkan pendampingan. Mengapa perlu? Karena dunia haid utamanya bagi remaja awal, masih menjadi hal yang asing dan tabu untuk dibicarakan. Apa jadinya jika Bunga terus menerus mengurung diri di kamar mandi? Terkungkung dalam ketakutan dan ketidaktahuannya? Bagaimana bila ibu Bunga tidak peka? Mengapa Bunga bisa berpikir demikian? Jawabannya cukup simpel: Bunga tidak tahu dan tidak mendapatkan pendampingan yang baik. Nah, oleh karena itu kali ini Sahabat Remaja akan kita berikan pencerahan mengenai apa aja sih hal yang sebaiknya dilakukan saat mendapati haid pertama. Bagi Sahabat Remaja yang belum menemui haid, tentu tulisan ini akan sangat membantu. Namun, bagi Sahabat Remaja yang sudah mengalami haid, tulisan ini bisa dijadikan pedoman untuk menyampaikannya kepada adik, teman, atau orang terdekat. Silahkan disimak ya..

1. Buang Malu Buang Takut

Jika hal yang paling mengusik benakmu tentang haid pertama adalah malu dan takut, maka lekaslah start dari sekarang untuk membuang jauh-jauh pikiran itu. Tentu saja karena malu dan takut tidak akan menyelesaikan masalah. Ketahuilah bahwa haid adalah hal alamiah dan sangat wajar terjadi pada seorang perempuan. Justru jika seorang perempuan tidak haid, ada suatu kelainan di sana.

2. Banyakin Kepo

Jangan salah tangkap dulu ya, kepo di sini tentu kepo seputar haid. Punya gadget sangat perlu tuh dimaksimalkan penggunannya untuk menambah ilmu-ilmu positif. Perbanyak informasi seputar haid biar kamu ada persiapan dan tentu saja biar nggak kaget. Salah satu website penyedia informasi terpercaya. Jika hal tersebut dirasa masih kurang, kamu bisa juga kok datang ke penyedia pelayanan kesehatan terdekat.

3. Tentukan Target Curhatmu

Sebagai makhluk sosial sudah menjadi hal pasti jika manusia memiliki seseorang sebagai tempat keluh kesahnya. Nah remaja pun begitu. Pilihlah seseorang yang paling kamu anggap dewasa dan bisa memberikan solusi atas hal yang kamu alami. Bisa mama, kakak, guru terdekat, atau siapa pun. Disarankan sih sesama perempuan ya, biar lebih menghayati duduk persoalan gitu.

4. Curhat Efektif

Jika sudah menentukan target curhat, maka curhatlah secara efektif. Tanyakan seputar pengalamannya dulu saat pertama kali haid, apa saja yang perlu dipersiapkan, dan hal-hal lainnya. Terkadang menggali informasi dari sumbernya langsung terasa lebih menarik bukan ketimbang lewat internet?

Oke Guys.. Berikut tadi secuplik artikel tentang haid pertama. Gimana? Tidak perlu takut bukan menghadapai haid?








Peta Layanan
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi
Audio Visual
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi
Alat Test
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi




Jangan lupa follow kami ya...






Didukung Oleh :
Copyright Dunia Remaja © 2014 Developed by dunia remaja