Berita



Home / Aku tahu / Journalis Remaja
Mitos dan Fakta Minuman Beralkohol

Rabu,16 November 2016 oleh Dunia Remaja


Minumah beralkohol

Tidak sedikit mitos-mitos yang beredar di masyarakat tentang minuman beralkohol, ada yang menganggap menyehatkan, minum sedikit tidak mabuk dan banyak lagi. Berikut ini beberapa mitor tentang minuman beralkohol yang kamu harus ketahui.

MITOS :

Bir adalah minuman alami yang bermanfaat. Beberapa orang beranggapan bahwa bir memiliki kandungan konsentrasi alkohol dalam jumlah kecil dan jika dikonsumsi dalam dosis wajar, mungkin dapat bermanfaat bagi kesehatan.

FAKTA :

Secara real, bir harus dianggap lebih berbahaya daripada anggur (wine) atau vodka, karena mengandung banyak komposit berbahaya yang diproses dari hasil fermentasi. Komposit ini beracun (biasanya fermentasi limbah) meliputi aldehida, minyak fusel, metanol, eter dan sebagainya.


MITOS :

Bir tidak memiliki efek seperi alkohol yang bisa membuat orang kecanduan.

FAKTA :

Pecandu bir akan mengalami gangguan psikologis yang berat dan sering disertai dengan anosognosia atau membuat orang lepas kontrol dan sulit untuk menyingkirkan kebiasaan buruk tersebut. Tidak diperlukan waktu yang lama untuk seseorang jatuh pada ketergantungan secara psikologis akibat mengkonsumsi bir. Jadi sebaiknya berhati-hati untuk mencoba minum ini.


MITOS :

Alkohol berguna untuk otak kita. Bir mengandung silika, yang dapat mencegah atrofi otak, kesulitan berbicara dan masalah lainnya.

FAKTA :

Sebenarnya, alkohol menghancurkan sel-sel otak kita dan proses ini berlangsung sangat cepat pada remaja dan pemuda. Konsumsi alkohol biasa mempengaruhi kecerdasan manusia dan kemampuan belajar.


MITOS :

Minuman beralkohol dosis rendah baik untuk jantung dan pembuluh darah

FAKTA :

Alkohol menyebabkan perubahan sangat berbahaya dalam bentuk fisik dan kerja jantung manusia dan seluruh sistem kardiovaskular. Alkohol mengandung sejumlah besar karbondioksida yang cepat masuk ke dalam darah dan menyebabkan masalah pembuluh darah, seperti varises.

MITOS :

Minuman beralkohol memiliki rasa yang menyenangkan, hangat dan berguna untuk pencernaan kita.

FAKTA :

Studi menunjukkan bahwa sering minum alkohol meningkatkan risiko seseorang menderita kanker usus besar. Selain itu, bir mengandung unsur seperti kobalt, yang dikenal karena sifatnya memicu peradangan di kerongkongan dan perut.

MITOS :

Minuman keras berguna untuk sistem saraf kita karena memiliki efek menenangkan dan membantu untuk menghilangkan stress

FAKTA :

Minuman keras mempengaruhi sistem saraf karena mengandung unsur psikoaktik f tertentu, yang bertindak sebagai minuman memabukkan berbahaya. Selain itu, dia memiliki sifat seperti obat penenang, yang mempengaruhi memori dan kerja sensorimotor.


MITOS :

Alkohol merangsang nafsu makan.

FAKTA :

Peminum alkohol cenderung memiliki kebiasaan makan yang buruk dan juga menderita gizi buruk. Konsumsi minuman beralkohol dapat meningkatkan resiko kekurangan energi protein; rendah asupan protein, kalsium, besi, vitamin A, vitamin C, thiamin, vitamin B6, dan ribofl avin.

MITOS :

Anggur meningkatkan penyerapan mineral dalam tubuh

FAKTA :

Anggur dapat meningkatkan penyerapan tubuh akan mineral kalium, kalsium, fosfor, magnesium, dan seng, tetapi alkohol dalam anggur akan meningkatkan ekskresi mineral-mineral tersebut dari dalam tubuh, sehingga tidak ada manfaat yang diperoleh dalam hal ini.


MITOS :

Alkohol adalah stimulant

FAKTA :

Orang-orang berpikir bahwa alkohol merupakan stimulan karena dapat menghilangkan inhibitor atau zat yang menghambat laju reaksi kimia, tetapi alkohol melakukan hal tersebut dengan menekan aktivitas otak. Secara medis, alkohol didefi nisikan sebagai obat depresan. Alkohol memicu peminumnya menjadi lebih enerjik dan lebih gampang gembira, karena berfungsi sebagai represan. Kerugiannya, akibat inhibitor sistem saraf pusat itu, peminum alkohol sulit mengendalikan emosinya dan lambat reaksi motoriknya. Itu sebabnya acara akbar semacam laga sepakbola bisa lebih meriah akibat penonton mengkonsumsi alkohol dan juga lebih mudah rusuh karena emosi sulit dikontrol.


MITOS :

Alkohol sangat bermanfaat bagi kesehatan

FAKTA :

Konsumsi Alkohol Memicu Penyakit Hasil riset terbaru WHO tunjukkan fakta, konsumsi di atas 15 liter alkohol murni per tahun, memicu munculnya lebih 200 penyakit kronis diantarnya kanker dan sirosis hati . Setiap tahunnya lebih 3,3 juta orang meninggal sebagai dampak konsumsi minuman beralkohol berlebihan. Juara menenggak alkohol sedunia adalah warga Belarusia (17,5 liter) dan Rusia (15,1 liter) biasanya berupa minuman keras vodka.


 








Peta Layanan
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi
Audio Visual
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi
Alat Test
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi




Jangan lupa follow kami ya...






Didukung Oleh :
Copyright Dunia Remaja © 2014 Developed by dunia remaja