Berita



Home / Aku tahu / Kabar Remaja
Toilet Sebagai Pendidikan Kesehatan Reproduksi Anak Usia Dini

Jumat,20 Juli 2018 oleh Dwi Lestari


 Toilet Sebagai Pendidikan Kesehatan Reproduksi Anak Usia Dini

Hey Guys, kamu memiliki adik gak? Atau kamu memiliki tetangga yang usianya dini? menurutmu perlu gak sih anak-anak usia dini diberi pengetahuan tetang kesehatan reproduksi (KESPRO)?. Yap, perlu ya guys. Pendidikan KESPRO tidak hanya untuk para anak-anak remaja dan dewasa saja Guys. Tapi usia dini pun perlu belajar dan mengetahui tentang KESPRO. Tentu KESPRO untuk anak usia dini akan berbeda dengan remaja dan dewasa ya.

Anak usia dini dengan remaja dan dewasa berbeda dalam banyak hal. Mulai usia, tubuh, dan hormonal. Anak usia dini biasanya berusaha 0-10 tahun. Berat badannya pun sekitar 1-15 kg. Sedangkan untuk hormonnya pun belum stabil. Sehingga bentuk organ reproduksinya pun belum sempurna. Meski pun belum sempurna, memberi pengetahuan tentang pendidikan KESPRO tetaplah penting untuk anak-anak usia dini.

Pendidikan KESPRO yang perlu diberikan untuk anak-anak usia dini, adalah mengajarkannya tentang tata cara menggunakan kamar mandi atau toilet. Baik kamar mandi digunakan membersihkan diri, buang air besar atau pun buang air kecil. Toilet menjadi penting untuk pendidikan dasar KESPRO anak usia dini, karena mengingat anak-anak akan mengalami tumbuh kembang. Sehingga tidak mungkin anak-anak yang biasanya mandi dimandikan orang lain akan selalu di mandikan secara terus menerus.

Tidak mungkin juga, seorang anak yang biasanya buang air besar atau kecil dibantu orang lain, atau melakukannya di celana pampers sambil jalan, lari-larian, makan, main dengan temanya. Tentu hal itu tidak mungkin dilakukan selamanya seperti itu. Sehingga perlu anak-anak ini perlu dibekali dasar-dasar pengetahuan tata cara kapan menggunakan toilet, cara menggunakannya sesuai norma sosial yang ada.

Saat seorang anak mulai berkeinginan mandi, buang air besar dan kecil. Maka kita harus mulai mengarahkannya ke tempat yang privat, yaitu toilet. Misalnya mereka akan mandi. Maka saat di depan toilet, anak tersebut harus diajari untuk memastikan kamar mandi tersebut ada orang lain di dalamnya atau tidak. Jika ada orangnya, maka harus mengantri sampai orang tersebut keluar. Dan barulah bisa masuk dan menggunakan kamar mandi tersebut. Setelah masuk, harus memastikan pintu kamar mandi tertutup dengan rapat.

Setelah aman, tidak ada orang lain di dalamnya, barulah bisa melepaskan pakaian untuk persiapan mandi. Saat mandi pun harus membasahi seluruh tubuh dengan air, dan membersihkannya dengan sabun mandi. Setelah selesai mandi, mengelap seluruh tubuh dengan handuk kering. Barulah berpakaian lengkap. Ingat ya guys, kita harus mengajarkan anak-anak usia dini saat keluar kamar mandi harus berpakaian lengkap, dan tak lupa mengancingkan baju, jika menggunakan pakaian berkancing. Jika menggunakan celana berresleting, maka kita juga harus mengajarkannya untuk mengunci resletingnya sebelum keluar kamar mandi. Begitupun dengan saat buang air besar dan kecil.

Saat buang air kecil atau besar yang pertama-tama masih sama harus memastikan toilet kosong. Setelah tahu kosong, maka pintu toilet dapat di tutup rapat. Setelah dirasa aman, maka bisa pipis atau buang air besar di kloset. Namun sebelum membuang hajat, dipastikan juga untuk melepas celan dalam ya Guys. Dalam penggunaan kloset pun berbeda-beda. Ada yang dengan jongkok karena klosetnya didesain dengan cara penggunaanya jongkok. Ada juga yang digunakan dengan duduk. Ini karena desain klosetnya digunakan dengan cara duduk. Ada juga kloset yang didesain dengan cara digunakan berdiri.

Namun kloset yang berdiri biasanya digunakan oleh anak laki-laki saat pipis. Setelah selesai pipis anak-anak juga harus bisa memastikan hajat yang buang itu hilang. Caranya dengan menyiram kloset tersebut. Setelah itu beres, organ intim yang telah mengeluarkan hajatnya pipis atau pun buang air besar, harus dibersihkan. Setelah bersih, selanjutnya bisa mengelap organ intim dengan handuk atau tisu bersih yang kering. Ini memastikan agar organ intim tersebut tetap kering saat menggunakan celana dalam kembali. Setelah itu, mencuci tangan dengan sabun untuk menjaga kebersihan tangan, dan mengeringkan tangan yang basah. Terakhir, sebelum keluar dari kamar mandi, harus memastikan celana sudah terpakai, dan resleting sudah terkunci ya Guys. Setelah dirasa sudah lengkap, barulah keluar kamar mandi.

Gimana Guys?, mudah bukan untuk membiasakan anak-anak usia dini dalam menggunakan toilet. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat, dan membuka pikiran kita, bahwa pendidikan KESPRO tidak selalu berkaitan dengan seksualitas. Namun mengajarkan cara penggunakan toilet dengan norma sosial yang ada kepada anak-anak juga salah satu pendidikan KESPRO dasar.








Peta Layanan
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi
Audio Visual
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi
Alat Test
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi




Jangan lupa follow kami ya...






Didukung Oleh :
Copyright Dunia Remaja © 2014 Developed by dunia remaja