Berita



Home / Aku tahu / Reportase
Seperti Apa Toilet Yang Ramah Bagi LANSIA

Senin,30 Juli 2018 oleh Dwi Lestari


 Seperti Apa Toilet Yang Ramah Bagi LANSIA

Hey Guys, sudahkah toilet di rumah kamu atau tempat umum di sekitarmu ramah LANSIA?. Oh, iya, ka LANSIA itu kepanjangan dari "Lanjut Usia" (LANSIA). Menurut World Health Organisation (WHO) orang yang digolongkan LANSIA adalah mereka yang telah mencapai usia 45 tahun ke atas. Walau WHO mengkategorikan di usia tersebut sebagai LANSIA, nampaknya kalau di Indonesia, usia tersebut orang-orang masih terlihat kuat, sehat, bugar, ya Guys. Meski demikian, namun tetap patut diperhatikan juga, bahwa setiap dalam hitungan detik pun, seseorang juga telah mengalami perkembangan. Baik itu perkembangan tumbuh, atau pun perkembangan yang mengarah pada lemahnya tubuh.

Setiap ia yang pernah merasakan masa kanak-kanak, remaja, dewasa, pada masanya pun ia akan mengalami yang namanya masa LANSIA. Dimana ia akan mengalami penurunan stamina tubuh, ingatan, dan mengalami perubahan pada tubuhnya. Guys, walau pun kita masih remaja, bugar, kekar, berstamina tinggi, namun kita juga perlu memikirkan masa-masa LANSIA kita Guys. Minimal yang perlu kita lakukan adalah memiliki fasilitas kamar mandi atau toilet yang ramah LANSIA. Ini penting karena tubuh yang semakin tua, juga akan semakin tingkih, sehingga perlu fasilitas penunjang yang mampu memudahkan kita dalam menjaga kesehatan reproduksi kita. Yaitu toilet yang ramah LANSIA.

Toilet yang ramah LANSIA adalah toilet yang memiliki fasilitas hardrail, jalan menuju toilet yang tidak berambal, pintu ramah LANSIA, tempat duduk dalam kamar mandi, kloset duduk, selang pembersih, shower, rak tempat peralatan mandi, lantai kasar.

Handrail harus ada, karena saat kita telah menjadi LANSIA stamina kita telah berkurang. Sehingga tubuh akan cepat kelelahan,Guys. Untuk mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan saat jalan menuju toilet, atau pun saat ada di toilet, maka handrail sangat perlu diadakan.

Jalan menuju toilet yang kadang ada ambalan, fasilitas seperti itu harusnya mulai dihilangkan. Karena fasilitas tersebut tidak ramah LANSIA. LANSIA yang tubuhnya semakin ringkih, maka naik dari ambal ke ambal adalah hal yang sulit, dan melahkan. Makanya Guys, fasilitas tersebut harusnya mulai dihilangkan saja, untuk diganti dengan jalanan tanpa ambalan.

Pintu juga menjadi hal yang penting untuk diperhatikan, karena pintu toilet pun harus bisa dilewati walker, tripot, kuadripot (alat bantu berjalannya LANSIA). Selain pertimbangan itu, pintu untuk toilet yang ramah LANSIA adalah yang mudah dijangkau dan dimengerti oleh lansia dalam menutup rapat, dan mengunci. Ini menjadi pertimbangan karena LANSIA juga mengalami penurunan ingatan. Sehingga perlu memberikan fasilitas yang mudah untuk dijangkau dan diingatnya ya Guys.

Di dalam toilet juga perlu diberi tempat duduk. Fungsi tempat duduk adalah untuk mengurangi rasa lelahnya saat mandi, atau pun aktivitas lainnya yang berada di toilet yang memang tempat duduk tersebut memang dapat membantunya.

Kloset duduk menjadi penting untuk ada di dalam toilet, karena kloset duduk lebih dapat membatu para LANSIA dalam mengurangi kelelahannya pada saat buang hajat. Setelah selesai membuang hajat, biasanya masih ada yang menyiram dengan gayung. Maka kali ini , menggunakan gayung perlu dipetimbangka. Karena dengan gayung dapat menambah beban kelelahanya LANSIA. Untuk memudahkan dalam menyiram kloset, perlu difasilitasi selang pembersih toilet. Hal ini akan memudahkan LANSI dalam menyiram kloset.

Saat LANSIA mandi pun, disarankan untuk difasilitasi shower. Karena mengingat LANSIA adalah orang mengalami penurunan stamina. Sehingga dengan showe, maka LANSIA tidak perlu repot dan kelelahan lagi saat mandi. Untuk memudahkan saat mandi, juga diperlukan rak tempat peralatan mandi di dalam toilet. Fasilitas ini perlu ada di toilet, karena untuk memudahkan LANSIA saat mandi, agar tidak unyak-unyuk mencari peralatan mandinya. Dan itu juga mempertimbangkan hal-hal yang tidak dinginkan pada LANSIA saat mandi. Ada ketakutan saat LANSIA unyak-unyuk mencari peralatan mandinya dikala tubuhnya basah, akan ada kemungkinan jatuh di kamar mandi. Untuk menepis ketakutan tersebut, alangkah baiknya rak tempat peralatan mandi mulai di dekatka. Selain itu, lantai juga perlu dipertimbangkan. Dengan lantai yang kasar atau keset maka hal itu juga akan mengurangi LANSIA terjatuh saat berada di Toilet atau kamar mandir. Baik saat tubuh, kaki LANSIA ini basah atau kereng.

Oke, gimana guys? Sudahkah kamu memimpikan masa depan toilet yang ramah pada kondisi masa tua mu, dikemudian hari?. Ingat ya Guys, toilet ramah LANSIA bukan hanya kita pikirkan untuk masa tua kita saja ya. Tapi masa tua kakek, nenek, bapak, ibu atau pun orang-orang yang ada di lingkungan kita yang memang sudah mengalami penuaan, atau LANSIA juga perlu dipikirkan. Semoga dengan mengingat masa tua, LANSIA, dan melihat orang sekitar yang telah menua, menjadikan kita untuk ingat, bahwa fasilitas yang kita gunakan itu belum tentu ramah pada LANSIA.








Peta Layanan
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi
Audio Visual
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi
Alat Test
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi




Jangan lupa follow kami ya...






Didukung Oleh :
Copyright Dunia Remaja © 2014 Developed by dunia remaja