Berita



Home / Aku tahu / Journalis Remaja
Diintimidasi Dengan Pertanyaan: Kapan Nikah?

Kamis,23 Agustus 2018 oleh Dwi Lestari


Diintimidasi Dengan Pertanyaan " Kapan Nikah? "

Saat para teman, tetangga telah menanyakan "kapan nikah?". Ini seperti tanda-tanda usia semakin bertambah. Makin dewasa tentunya. Namun kedewasaan seseorang tentunya tidak dijadikan tolak ukur untuk seseorang untuk menyegerakan menikah. Menikah itu bukan tentang kecukupan usia yang ditentukan oleh UU No. 1 Tahun 1974 saja. Namun banyak hal yang membuat seseorang enggan memutuskan menikah dengan segera. Mungkin saja pencarian calon pasangan yang tak kunjung ada yang sesuai kriteria. Memikirkan jenjang karir, saving financial yang dirasa belum cukup, restu orang tua, atau hal lainnya yang belum siap.

Guys, kamu sudah pernah ditanya dengan kalimat "kapan nikah?". Semoga belum ya. Pertanyaan "kapan nikah?" terlihat seperti guyon. Atau seperti lucu-lucuan untuk basa-basi percakapan. Bahkan kalimat itu pun sering terdengar saat ada acara kumpul-kumpul dengan keluarga, tetangga, teman lama. "Kapan nikah?" katanya. Kamu sering melihat juga gak sih Guys, kalau pertanyaan itu juga sering diketik, ditulis di percakapan dunia maya.

Secara subyektif, aku melihat pertanyaan itu cukup intimidatif ya Guys. Bagaimana tidak. Pernikahan itu hak dan pilihan setiap pribadi. Kapan pun itu akan dilakukan, dengan siapa pun, dimana pun tempatnya, itu hak pribadi masing-masing. Sekali pun orang tersebut memilih menikah secara diam-diam tanpa ada publikasi ya. Itu kan harus kita kembalikan pada masing-masing pribadi.

Menikah itu pilihan, bukan tuntutan. Artinya saat seseorang memutuskan menikah atau tidak. Memutuskan menikah secepatnya atau tidak. Itu semua pilihan dari setiap pribadi ya Guys. Seharusnya sebagai teman dekat yang melihat temannya belum menikah, bukan melakukan intimidasi dengan bertanya "kapan nikah?". Karena pertanyaan itu cukup sadis. Seharusnya sebelum melontarkan pertanyaan itu, si calon penanya memikirkan ulang kondisi dari orang yang akan ditanyai dengan "kapan nikah?". Marilah memiliki rasa peduli, empati, memahami orang lain dalam melihat "nikah". Setiap orang memiliki mimpi yang berbeda dalam menikah. Tentu itu juga yang membuat seseorang memilih menikah segera atau nanti saja.

Guys, yuk mari jangan ikut-ikutan menyebarkan pertanyaan "kapan nikah?" ke teman atau saudara lainnya. Jangan pula menjadikan "kapan nikah?" sebagai tradisi warisan untuk balas dendam. Saat seseorang pernah ditanya kalimat "kapan menikah?". Lantas orang tersebut juga ikut-ikutan menanyakan "kapan nikah?" ke yang lain. Oh, Guys, mari tidak menyebarkan, menanyakan "kapan nikah?".

Menikah sebagai pilihan adalah memutuskan untuk menikah diatas rata-rata usia yang ditetentuan hukum, dan mempertimbang berbagai macam aspek lain. Menikah itu bukan tentang adu kecepatan. Saat ada teman-teman yang seusiaan, sepekerjaan, sekampus pada menikah. Lantas kita pun ikut-ikutan menikah, atau ikut buru-buru untuk minta nikah.

Guys, setiap orang memiliki mimpi, prinsip hidup, dan memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam menikah, dan memutuskan waktu yang tepat untuk menikah. Merasa iri saat melihat teman sepermainan telah menikah itu wajar. Namun, sudahkah diri kita ini siap dalam berbagai hal saat menikah dipercepat?. Jadi Guys, sekenceng apapun desakan lingkungan untuk menikah, atau seberapa seringnya ditanya "kapan nikah?". Jika itu tidak sesuai dengan prinsip hidup kita, mimpi kita, harusnya kita pun tak patah, putus asa, minder, hanya dengan kalimat "kapan nikah?".

Karena setiap orang memiliki dunianya sendiri, dan memiliki kehidupan yang ideal untuk dirinya sendiri. Tidak ada yang tahu tentang dirimu, selain dirimu sendiri. Melihat teman yang lebih cepat menikah, dan terlihat bahagia. Namun belum tentu saat kita putuskan seperti mereka kita akan sebahagia itu. Memang tidak ada yang tahu tentang masa depan. Namun, yang cukup kita ingat adalah setiap orang memiliki gambaran idealnya tentang masa depannya dan pernikahannya.

 

f

f








Peta Layanan
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi
Audio Visual
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi
Alat Test
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi




Jangan lupa follow kami ya...






Didukung Oleh :
Copyright Dunia Remaja © 2014 Developed by dunia remaja