Berita



Home / Aku tahu / Journalis Remaja
Ini Dia, 5 Makanan Pembangkit Hormon Testosteron

Senin,23 November 2015 oleh Jati Setya


Selain bertanggung jawab terhadap fungsi seksual, testosteron juga berperan penting untuk menjaga otot dan tulang agar tetap kuat, serta menjaga lemak agar tetap terdistribusi secara merata pada setiap bagian tubuh.

Pada pria, produksi testosteron 20 kali lebih banyak ketimbang wanita, walaupun wanita juga membutuhkan testosteron demi kesehatan yang maksimal. Nah, berikut adalah makanan alami untuk meningkatkan hormon testosteron.

Udang
Seafood memang terbukti ampuh dalam memenuhi nutrisi tubuh. Salah satunya adalah udang. Seafood jenis ini dapat meningkatkan vitamin D yang memiliki peran kuat untuk meningkatkan hormon testosteron. Peneliti di Harvard School of Public Health di Boston menemukan bahwa orang-orang dengan tingkat vitamin D juga memiliki kadar testosteron lebih tinggi dalam tubuhnya.

Temuan ini tentunya dapat membantu menjelaskan mengapa studi di “Medicine and Science in Sports and Exercise” melaporkan bahwa pria dan wanita dengan tingkat darah yang lebih tinggi memiliki vitamin D cenderung memiliki kekuatan otot tubuh bagian atas dan bawah yang sangat kuat.

Dengan demikian, untuk membangun kekuatan dan otot yang fantastis, maka Anda tentunya harus mengambil asupan vitamin D.

Biji labu
Biji labu adalah salah satu sumber makanan yang mengandung seng, yakni merupakan mineral yang memainkan peran dalam ribuan reaksi enzim yang memiliki fungsi berbeda-beda dalam setiap tubuh. Hal ini semakin diperkuat dengan penelitian gizi yang menemukan bahwa orang dengan asupan seng akan meningkatkan jumlah produksi testosteron dalam tubuhnya.

Untuk itu, agar produksi testosteron pada tubuh Anda meningkat, tidak ada salahnya untuk menambahkan biji labu ke dalam menu diet Anda. Agar lebih menyempurnakannya, Anda juga bisa menambahkan yoghurt, oatmeal, dan salad.

Jika Anda menginginkan referensi menu makanan yang mengandung seng, maka Anda juga bisa memilih tiram, kepiting, ayam, steak, gandum, wijen, dan kacang mete.

Kelapa
Kelapa tidak hanya dapat membantu dalam program diet Anda, melainkan juga bertujuan untuk menjaga produksi testosteron agar berada pada tingkat yang sehat. Itu karena pada kelapa merupakan sumber lemak jenuh yang memainkan peran dalam produksi testosteron.

Dalam studi yang dipublikasikan “The Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism” peneliti menemukan bahwa laki-laki yang sehat yakni beralih dari diet tinggi lemak (13 persen lemak jenuh) ke diet rendah lemak (5 persen lemak jenuh). Hal ini mempengaruhi penurunan signifikan pada kadar testosteron mereka.

Sebagai rekomendasi, untuk makanan yang mengandung banyak lemak jenuh adalah mentega, susu, daging domba, minyak sawit merah, dan cokelat.

Kulit gandum
Mungkin Anda tak pernah berpikiran bahwa kulit gandum dapat mendongkrak tingkat produksi testosteron Anda. Ya, hal itu benar adanya. Karena, kulit gandum mengandung sumber mineral, yakni magnesium.

Sebuah studi yang dilakukan oleh para ilmuwan Turki menemukan bahwa terdapat hubungan antara tingginya magnesium yang dapat mempengaruhi produksi testosteron dalam tubuh. Dari catatan studi, menemukan bahwa magnesium akan mendorong peningkatan testosteron jika diimbangi dengan latihan dengan intensitas yang cukup.

Magnesium sendiri diperlukan untuk mendorong ratusan biokimia dalam tubuh, dan produksi testosteron adalah salah satu di antaranya. Tidak ada salahnya jika Anda menggunakan kulit gandum untuk menu diet Anda. Untuk makanan lainnya yang mengandung magnesium, yakni seperti cocoa powder, almond, biji-bijian, oat bran, biji bunga matahari, selai kacang, dan kacang.

Stroberi
Buahnya yang berwarna merah menyala menandakan bahwa buah ini banyak mengandung vitamin C. Ini adalah kabar baik bagi kebugaran Anda. Karena, stroberi merupakan buah yang tinggi akan antioksidian kuat yang dapat membangkitkan produksi testosteron Anda, dan dapat menghalau produksi hormon koristol berlebih.

Kortisol sendiri adalah hormon katabolik yang diproduksi oleh kelenjar adrenal dalam menanggapi situasi stres, termasuk ketika Anda sedang melakukan latihan intens. Sayangnya, kortisol adalah “musuh bebuyutan” dari hormon testosteron.

Sehingga, tingkat kortisol yang tinggi dapat membakar testosteron, sehingga mengurangi manfaat anabolik Anda. Jika Anda tak suka dengan stroberi, maka Anda juga dapat menggantinya dengan buah kiwi, jeruk, nanas, paprika merah, tomat dan brokoli.

 








Peta Layanan
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi
Audio Visual
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi
Alat Test
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi




Jangan lupa follow kami ya...






Didukung Oleh :
Copyright Dunia Remaja © 2019 Developed by dunia remaja