Berita



Home / Aku tahu / Reportase
Salahkah Jika Laki-Laki Menangis?

Senin,26 November 2018 oleh Dwi Lestari


Salahkan Jika Laki-Laki Menangis?

Perempuan dan laki-laki adalah dua jenis kategori yang secara umum digunakan untuk membedakan manusia secara bentuk fisik. Perbedaanya ini yang seringkali digunakan sebagai rujukan untuk menentukan identitas seseorang. Dia perempuan atau laki-laki, hal itu dapat dilihat dari bentuk fisik, dan organ yang dimiliki diantara keduanya.

Manusia dengan bentuk fisik, dan organ yang dimilikinya juga, dia harus menjalankan takdir-takdirnya sesuai dengan yang dimiliki didalam tubuhnya. Misalnya seorang perempuan memiliki Rahim, maka dia bisa menstruasi, hamil, melahirkan, dan menyusui, karena memiliki kelenjar air susu. Sedangkan laki-laki tidak memiliki rahim dan beberapa organ yang dimiliki perempuan. Sehingga seringkali laki-laki dianggap tidak memiliki beban yang sama dengan perempuan.

Beban perempuan dianggap lebih berat ketimbang laki-laki. Ini karena perempuan harus menstruasi setiap bulan (normalnya), hamil (jika terjadi pembuahan di dalam rahim), dan menyusui (jika memiliki anak biologis). Seringkali hal itu membatasi arah gerak perempuan. Mungkin memang benar adanya, perempuan terbetas pada hal fisik, biologis yang tidak sama dengan laki-laki, namun dalam hal budaya, dan logika harusnya tidak terbatas dan dibedakan dengan laki-laki.

Pembatasan, perbedaan dalam hal budaya, dan berlogika diantara keduanya. Akhirnya memunculkan bagian-bagian atau arena yang bisa jalankan sebagai perempuan, dan mana bagian-bagian atau arena yang bisa dijalankan sebagai laki-laki. Seperti misalnya seorang anak perempuan yang harus lemah, lembut, cerewet, tukang nangis. Seorang anak laki-laki yang kuat, lantang, kekar, tegas, dan tidak pernah nangis. Sebuah budaya dimana seorang laki-laki harus terlihat lebih unggul, ketimbang perempuan.

Padahal, laki-laki dan perempuan itu sama-sama unggul dalam hal berbudaya dan berlogika. Namun di dalam kehidupan sosial kita, masih mendidik kita dengan perbedaan, dan pembatasan diantara keduanya. Padahal perilaku lemah, lembut, kuat, kekar, cerewet, tegas, mudah menangis, dan tidak menangis adalah sesuatu yang alami. Sesuatu yang akan muncul dari tubuh kita, sebagai bentuk respon dari sebuah stimulus dari luar yang kita alami. Namun karena pendapan pengetahuan kita tentang hal itu, terbatas. Sehingga perempun dan laki-laki seringkali dibiasakan sejak lahir untuk berperilaku seperti aturan sosial yang ada.

Saat keduanya tidak menjalankan perilaku yang tidak sesuai aturan itu. Dia pun akan akan dianggap aneh, tidak normal. Bahkan perilaku itu sampai dianggap dapat mengurangi normalnya identitasnya sebagai perempuan atau sebagai laki-laki. Artinya di kehidupan bermasyarakat, jika ada seorang anak laki-laki menangis, dan seorang anak perempuan tidak menagis adalah sesuatu yang aneh, tidak normal.

Bahkan saat seorang anak perempuan mengalami kesedihan, tekanan yang berat, maka dia pun disarankan untuk menangis oleh orang-orang di lingkungan sekitarnya. Sedangkan seorang anak laki-laki mengalami kesedihan, maka dia pun tidak disarankan untuk nangis. Tapi lebih disarankan untuk harus kuat, tegar.

Lalu jika ada pertanyaan, apakah ada yang salah jika seorang laki-laki menangis?

Tentu jawabanya tidak ada yang salah dengan laki-laki menangis. Karena menangis adalah sebuah respon alami tubuh seorang manusia atas yang dirasakan atas stimulus yang dialami. Laki-laki atau perempuan keduanya dianugrahi kelenjar air mata, sehingga hal yang normal saat laki-laki mampu menangis. Namun sejauh ini, hal-hal seperti itu masih dijadikan hal yang tabu. Karena sejak kita lahir hingga tumbuh dewasa, kita dididik, dan ditunjukan tentang berkehidupan yang menangis itu perempuan, dan laki-laki itu kuat, tegas dan tentu tidak nangisan.








Peta Layanan
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi
Audio Visual
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi
Alat Test
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi




Jangan lupa follow kami ya...






Didukung Oleh :
Copyright Dunia Remaja © 2014 Developed by dunia remaja