Berita



Home / Aku tahu / Journalis Remaja
Mari Hargai Perbedaan, STOP Negative Thinking!

Senin,24 Desember 2018 oleh Ulil Afidah


Indahnya Saling Menghargai Perbedaan, dengan Tidak Negative Thinking!

Hai guys! Kita semua pasti tau bahwa Indonesia dikenal sebagai negara yang sangat majemuk di setiap segi kehidupannya. Dimulai dari perbedaan suku, bahasa, ras, dan banyak lagi.

Perbedaan-perbedaan tersebut sering kali kita temui di kehidupan sehari-hari, tidak terkecuali perbedaan pendapat. Indonesia memiliki keragaman yang begitu luar biasa yang menyebar di seluruh wilayah Indonesia, dimulai dari 1.340 suku dan 742 bahasa yang membuat keragaman ini bisa dikatakan sebagai kekayaan, namun juga rentan menimbulkan masalah.

Masyarakat Indonesia yang menyebar dari Sabang sampai Merauke, termasuk yang memutuskan untuk melakukan transmigrasi atau hanya merantau beberapa saat saja menciptakan sebuah garis temu antara setiap manusianya. Misalnya saja suku Batak yang letaknya diluar Jawa merantau ke Pulau Jawa, tentu banyak sekali perbedaan yang ditemui, dari bahasa yang digunakan, watak orang-orang Jawa yang berbeda dengan orang Batak, hingga kebiasaan sehari-harinya.

Perbedaan tersebut menjadi tantangan sekaligus keragaman yang seharusnya menumbuhkan rasa saling mengerti dan memahami antar manusia.

Hal sederhana yang sering kita jumpai yaitu perbedaan pendapat, menjelang pilpres 2019 menjadi sebuah momen yang akan menguji sejauh apa perbedaan seharusnya bisa menyatukan bukan malah memecah belah.

Banyaknya perbedaan pendapat tidak lantas menumbuhkan konflik, karena pendapat atau opini yang tumbuh di setiap pemikiran individu tidak bisa dipaksakan. Opini tumbuh berasal dari cara belajar dan apa yang dibaca, serta dengan siapa berdiskusi.

Faktor lingkungan menjadi faktor penentu bagaimana opini bisa terbentuk, sehingga menimbulkan suatu kerangka dan cara berfikir yang berbeda setiap individu.

Ketika kita mendapatkan suatu perbedaan pendapat dengan teman kita misalnya, hal yang pertama yang harus kita lakukan bukanlah men-judge bahwa teman kita salah dalam memahami atau bahkan memandang teman kita bodoh dan tidak mengerti, yang akhirnya menimbulkan suatu konflik pertemanan yang semula baik-baik saja.

Hal yang harus kita lakukan pertama kali yakni, jangan negative thinking!, jangan biarkan fikiran negatif tentang lawan bicaramu merasuk dalam fikiranmu, tumbuhkan lah persepsi se-positif mungkin. Barangkali memang apa yang dia pahami berbeda, karena buku yang dia baca, orang yang dia ajak berdiskusi juga berbeda, dan keyakinan dia pun berbeda. Sehingga kita tidak bisa memaksakan suatu perbedaan, yang bisa kita lakukan adalah menghargai dan mengerti, dan tetap menjaga pertemanan sebaik mungkin. 








Peta Layanan
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi
Audio Visual
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi
Alat Test
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi




Jangan lupa follow kami ya...






Didukung Oleh :
Copyright Dunia Remaja © 2019 Developed by dunia remaja