Berita



Home / Aku tahu / Reportase
Inilah Organisasi Paling Nge-Hits di Yogyakarta, Youth Forum DIY

Jumat,11 Desember 2015 oleh Aida Rahma Savitri


Hai, salam remaja! Di rubrik ini akan kita ungkap bagaimana Youth Forum di mata Peer Educator (PE) lama yang saat ini sudah menjadi alumni Youth Forum (akibat dari regenerasi yang berlangsung). Diantaranya ada Kak Luqman, Kak Ocha, Kak Egi, kak Sakti dan kak Akit. Ada beberapa hal yang kita kepo-in dari kakak-kakak kita. Dan tanpa berlama-lama lagi, kita simak ulasan kali ini….

1.    Apasih YF menurut kakak?
Menurut Kak Luqman, YF itu kelompok pelajar yang difasilitasi oleh PKBI. Kalo kak Ocha bilang, YF itu sebuah komunitas tempat berkumpulnya remaja untuk menyuarakan hak-haknya. Kak Egi berpendapat, YF itu wadah bagi remaja-remaja yang mengedukasi teman remaja mengenai isu-isu dan LGBT. Beda lagi sama kak Sakti yang berpendapat bahwa YF itu tuh forum remaja se-DIY, setiap daerah ada, yang punya misi kesetaraan gender dan mengedukasi remaja (mengetahui hal-hal yg dianggap tabu) karena harus tau. Dan kalo kata kak Akit nih, Yf itu wadah untuk remaja untuk membantu remaja lain yang mempunyai masalah dan menyebarkan informasi mengenai sex education dan semacamnya.

2.    Apasaja kegiatan yang sudah dilakukan di YF?
Banyak yang sudah dilakukan kakak-kakak PE dan diantaranya hamper sama karena memang mereka aktif bersamaan. Kegiatan yang sudah dilakukan adalah healing, sosialisasi, Youth Camp, Siaran radio dan TV, public hearing, audiensi, aksi-aksi di event remaja, pengawalan kasus, pembuatan majalah (MAMPEER), pertemuan rutin, bedah buku, turun lapangan ke SMA dan pembuatan film yan berkaitan dengan isu-isu remaja.

3.    Dari kegiatan yang sudah dilakukan, apa pengalaman paling berkesan?
Mas luqman bilang bahwa pengalaman yang paling berkesan adalah saat kumpul pertama di YF karena pada saat itulah wawasannya terbuka. Kalo Kak Ocha, pada saat ikut serta dalam proses mendirikan Yotha (Youth Association). Kak Egi terkesan pada saat pengalaman berorganisasi dan pengetahuan tentang isu-isu remajanya bertambah. Kalo kak Sakti, dia menemukan pengalaman berkesannya pada saat pertemuan rutin, karena pada saat itu, ia bergaul dan bertemu dengan orang-orang yang memiliki karakter yang berbeda-beda, dan dengan demikian wawasannya bertambah.  Senada dengan Kak Sakti, Kak Akit juga terkesan pada pengalamannya dalam pertemuan rutin.

4.    Bagaimana pengaruh YF dalam hidup kakak?
Kak Luqman mendapatkan banyak kenalan, ilmu dan mengetahui dunia luar, dengan begtu, ia lebih bisa bersikap untuk tidak mudah menjudge orang lain setelah ia ikut YF. Untuk hidup Kak Ocha, setelah ikut YF ia bisa Advokasi dan mempunyai ilmu yang lebih untuk membantu teman-teman sebaya. Selain itu, Kak Ocha bisa mendapatkan ilmu public speaking setelah ikut YF. Sama dengan Kak Ocha, Kak Egi pun merasa public speakingnya didapatkan setelah ikut YF.  Kalo kak Sakti, setelah ikut YF ia mendapatkan ilm-ilmu yang bermanfaat bagi dirinya, dan di YF ia bisa membentuk karakternya. Nah,  terakhir Kak Akit merasa setelah ikut YF, pengalaman dan jumlah temannya bertambah, selain itu juga ia mengenal banyak karakter orang lebih banyak dari sebelumnya.

Begitulah argument dari pengalaman yang dimiliki kakak-kakak kita. Bagaimanapun jawaban mereka, adalah penggambaran dari banyak kakak-kakak PE yang sudah diberi gelar ‘alumni’ dalam pengalamannya di YF. Dlihat secara garis besar, YF memberikan kontribusi yang besar dalam kehidupan remaja-remaja yang ikut didalamnya. Dengan begitu, mari kita ikut dalam YF agar pengalaman dan sesuatu yang baik bisa kita dapatkan di masa remaja ini. Salam dari kami, salam remaja 








Peta Layanan
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi
Audio Visual
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi
Alat Test
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi




Jangan lupa follow kami ya...






Didukung Oleh :
Copyright Dunia Remaja © 2019 Developed by dunia remaja