Berita



Home / Aku tahu / Reportase
Katanya Cinta, Tapi Kok Maksa?

Senin,28 Januari 2019 oleh Ulil Afidah


Katanya Cinta, Tapi Kok Maksa

Banyak orang mengatakan cinta adalah pengorbanan, sebagian orang juga mengatakan bahwa cinta adalah tentang mengikhlaskan. Sedangkan, para psikolog modern mengartikan cinta sebagai keinginan emosional yang kuat untuk bersatu. Jadi guys, apa sih sebenarnya cinta ?. Kalau menurut penulis sih, cinta itu tentang titik temu kebahagiaan dan kedamaian, juga tentang penjagaan dari hal-hal yang menyakiti objek yang kita cinta. Cinta akan selalu menguatkan, dan tidak melemahkan, jadi, kamu setuju gak kalau cinta tidak saling melemahkan ? Bagaimana dengan cintamu ?

Remaja jaman now kadang mengartikan cinta terlalu sempit, kalau doi nembak maka dia mengartikan itu cinta. Serius guys ?, tapi kita tidak bisa sesederhana itu menilai, kalau kita mengartikan cinta hanya sebatas kebersamaan tanpa tujuan yang jelas, nah loh siap-siap sakit hati ya. Sebenarnya persepsi tentang cinta berbeda setiap orang, persepsi itu tumbuh bisa dari pengalaman yang membahagiakan atau menyakitkan. Nah, gimana pengalaman cinta kalian guys ?. Kita pasti pernah merasakan ketika hati kita bergetar karena seseorang, mungkin saat itu kita bilang itu cinta. Tidak jarang juga kita sering kali memaksakan cinta, maksudnya kita sering memaksa pasangan kita untuk menuruti semua yang kita inginkan, tanpa tahu bagaimana sulitnya doi untuk berubah.

Dua poin yang sebenarnya ingin penulis sampaikan yang pertama, cinta haruslah memiliki goal yang jelas, walau mungkin cinta tidak selalu bisa bersatu, berarti pada case ini cinta bukan tentang memperjuangkan tapi tentang merelakan. Namun ketika cinta itu bisa bersatu, maka jalan satu-satunya adalah dengan memperjuangkan untuk bersatu pada ikatan yang sah.

Kedua, bila cinta memang benar adanya, maka cinta bukan dengan memaksa, memaksa untuk A, B, C dan lainnya. Harus begini, begitu, jika tidak sesuai keinginan maka timbul pertengkaran. Cinta juga bukan tentang memaksakan apa yang tidak bisa bersatu, bila salah satu memang sudah tidak cinta dan menunjukkan tanda-tanda ketidakcintaan, untuk apa dipaksakan ?

Namun terkadang seseorang dibutakan oleh apa yang disebut cinta, misal saja doi yang semula berkomitmen untuk serius hingga ke jenjang pernikahan, namun ditengah hubungan, doi selingkuh dengan orang lain, disaat itu ada beberapa orang yang tetap memaksakan untuk mempertahankan hubungan, padahal sudah jelas dirinya tersakiti.

Mengapa begitu memaksakan padahal sudah jelas tidak baik ?, yang akan tersisa hanya lah rasa sakit yang akan dirasakan oleh salah satu pihak. Lebih baik jika sudah tidak bisa dipertahankan, maka lepaskan lah, yang lebih baik akan segera datang. Jangan memaksakan sesuatu yang justru membuat diri kita tersakiti. Cheers!

 








Peta Layanan
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi
Audio Visual
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi
Alat Test
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi




Jangan lupa follow kami ya...






Didukung Oleh :
Copyright Dunia Remaja © 2019 Developed by dunia remaja