Berita



Home / Aku tahu / Reportase
Empat Hal Seputar Haid Ini, Wajib Kamu Tahu!

Kamis,19 Januari 2017 oleh Jati Setya


Girls.. kali ini, FKPKRR bakal mendedah seputar gangguan haid (menstruasi) nih. Buat kalian yang sedang kepo, ‘haid aku normal nggak ya?’ atau mungkin ‘haid normal itu yang gimana sih?’, dalam bahasan kali ini, kami akan menuntaskan keingintahuanmu itu.
Jadi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan seputar haid-mu nih, Girls. Mulai dari siklus haid (selang waktu dari haid hari pertama hingga haid berikutnya), lama waktu haid, jumlah darah yang dikeluarkan, hingga gejala-gejala tubuh yang biasa mengiringinya. Nah, berikut ini adalah rangkuman beberapa gangguan haid yang perlu banget kamu tahu.
1.    Dismenore
Dismenore adalah rasa tidak nyaman yang biasa terjadi pada awal-awal terjadinya haid. Biasanya berupa rasa nyeri yang luar biasa pada perut bagian bawah, kadang bisa menyebar hingga ke punggung bawah dan paha. Pada beberapa cewek bahkan merasakan nyeri yang tak tertahankan hingga membuat tidak bisa beraktifitas. Hal tersebut bisa dikarenakan karena ambang nyeri tiap cewek itu berbeda. Selain itu, pada dismenore yang berat bahkan bisa disertai pusing, mual, hingga muntah.
Ketidaknyamanan dismenore pada remaja memang bisa diperingan gejalanya dengan obat penghilang nyeri. Namun, mengatasi dengan cara alami tentu lebih dianjurkan. Berolah raga, kompres dengan botol air panas, dan mandi air hangat adalah beberapa cara pengobatan alaminya. Bila dengan cara ini dismenore masih juga belum berkurang, segera konsultasikan ke dokter atau bidan terdekat ya, Girls!
2.    Premenstruasi Sindrom (PMS)
Premenstruasi Sindrom (PMS) adalah kumpulan gejala fisik, psikis, juga emosi yang umumnya terjadi kurang lebih satu minggu sebelum haid. Biasanya sih, gejalanya muncul pada 13 hari sebelum siklus, dan selesai dalam waktu 4 hari setelah haid dimulai.
Lalu kira-kira apa saja gejala PMS yang biasanya sering muncul?

  • a.    Depresi, mudah tersinggung, murung, dan emosi labil (mood swing)

Pernah nggak Girls, dalam satu hari kamu bawaannya pengen marah-marah mulu, padahal nggak ada alasan rasional buatmu marah. Atau, pernah nggak kamu tiba-tiba tanpa alasan yang jelas merasa sedih banget, pengen nangis? Labil gitu pokoknya? Nah bisa jadi kamu sedang terkena PMS, Girls! Catet, ya!

  • b.    Nyeri payudara, mendadak jerawat, hingga sakit kepala

Selain aspek psikis, PMS juga bisa ditandai dari gejala fisiknya. Payudara yang terasa tegang dan nyeri, wajah mendadak banyak disambangi jerawat, juga pusing berkunang-kunang. Jika hal-hal ini bermunculan pada waktu-waktu menjelang haid, bisa dipastikan adalah gejala PMS.
Banyak sumber menyebutkan bahwa PMS disebabkan oleh siklus perubahan hormon. Untuk mengurangi gejala PMS, kamu disarankan untuk banyak mengonsumsi vitamin, mineral, ya Girls!
3.    Amenore
Amenore berarti tidak menstruasi. Amenore dibagi menjadi dua: amenore primer (belum pernah sama sekali mengalami menstruasi) dan amenore sekunder (pernah mengalami menstruasi namun berhenti minimal selama tiga bulan berturut-turut).
Amenore primer biasanya disebabkan oleh gangguan hormon atau masalah pertumbuhan. Amenore sekunder dapat disebabkan oleh rendahnya hormon pelepas  gonadotropin (pengatur siklus haid) dan masalah organ reproduksi lainnya.
Pada usia remaja, amenore memang tidak selalu menunjukkan gangguan. Hal ini disebabkan berlangsungnya menstruasi masih cenderung tidak teratur. Namun, hal yang perlu diperhatikan adalah jika hingga usia 15 tahun, kamu belum pernah mendapatkan menstruasi, wajib segera ke dokter ya? Bisa jadi ada ganguan reproduksi di situ.
4.    Kelainan Jumlah pengeluaran dan Waktu Haid
Ada dua kelainan berkaitan dengan jumlah darah yang dikeluaran dan waktu berlangsungnya haid:

  • a.    Hipermenorea atau Menorarghia

Adalah kelainan haid dikarenakan jumlah pengeluaran darah terlalu banyak, yakni berkisar > 80ml/hari atau waktu lebih lama dari normal > 8 hari. Biasanya diikuti oleh gejala anemia seperti mudah lelah, pucat, kurang konsentrasi, serta napas lebih pendek. Dalam kondisi berat, hipermenorhea sangat perlu mendapatkan perawatan khusus hingga transfusi darah. Oleh karenanya, kenali jumlah dan lama haid masing-masing ya, Girls!

  • b.    Hipomenorhea

Adalah perdarahan haid yang lebih sedikit dari biasanya yaitu terjadinya perdarahan menstruasi yang lebih sedikit dari volume normal dan lamanya kurang dari tiga hari.
Oke Girls, berikut di atas adalah beberapa rangkuman berkaitan dengan hal-hal seputar haid yang perlu kamu tahu. Semoga bermanfaat, ya!

 








Peta Layanan
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi
Audio Visual
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi
Alat Test
Menu ini berisi tentang materi utama tentang kesehatan seksual dan reproduksi yang dapat dijadikan rujukan bagi




Jangan lupa follow kami ya...






Didukung Oleh :
Copyright Dunia Remaja © 2019 Developed by dunia remaja